Inilah Syarat-syarat Menjadi Seorang Konsultan Pajak

konsultan pajakMenjadi seorang yang berkecimpung di bidang keuangan membutuhkan tanggung jawab yang besar. Terlebih jika berhubungan dengan pajak. Salah satu profesi yang berkaitan dengan perpajakan adalah konsultan pajak. Profesi seperti ini tidak banyak dijalani karena memang membutuhkan orang-orang yang benar-benar profesional dan ahli di bidangnya. Hal ini untuk menghindari kesalahan yang dapat merugikan klien, lembaga konsultan yang menaunginya, hingga dirinya sendiri. Jika anda tertarik menjalani profesi seperti ini, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan. Apa sajakah itu? Berikut penjelasannya.

Berminat Menjadi Konsultan Pajak? Berikut Syarat yang Harus Anda Ketahui

Untuk menjadi seorang konsultan dalam negeri yang bekerja di bidang perpajakan, tentu saja anda harus merupakan warga negara Indonesia yang berdomisili di Indonesia. Selain itu, anda harus memiliki ijazah yang setara dengan Sarjana (S-1) baik dari perguruan tinggi negeri atau swasta berakreditasi baik. Memang akan lebih baik jika anda merupakan lulusan jurusan ekonomi atau perpajakan, namun tidak menutup kemungkinan jika anda bisa menjadi konsultan perpajakan walaupun bukan dari jurusan tersebut. Anda juga wajib memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP). Nah, ketika anda berkeinginan menjadi seorang konsultan perpajakan, anda wajib menjadi anggota ikatan konsultan pajak Indonesia dan harus tunduk terhadap kode etik yang berlaku. Anda harus perhatikan juga bahwa sebagai konsultan, anda wajib memiliki sertifikat khusus agar kemampuan dan keahlian anda dapat diakui dan dipercaya.

Ada beberapa sertifikat yang harus dimiliki seorang konsultan perpajakan. Yang pertama adalah sertifikat A di mana pemegang sertifikat ini berhak memberikan jasa konsultasi kepada wajib pajak perseorangan pribadi. Hal ini terkecuali bagi para wajib pajak yang memiliki persetujuan penghindaran pajak berganda. Selanjutnya adalah sertifikat B yang berhak memberikan konsultasi bagi para wajib pajak perseorangan dan lembaga atau badan tertentu. Yang terakhir adalah sertifikat C di mana seorang konsultan pajak berhak memberikan jasa kepada wajib pajak secara lebih profesional. Setelah memenuhi kriteria, anda dapat mengurus izin praktek sebagai seorang konsultan.

Related posts: