Beberapa Jenis Asuransi Pendidikan

asuransi pendidikanAsuransi kalau dilihat dari asal katanya, berasal dari bahasa Inggris yaitu assure, yang artinya memastikan. Kalau ditelusur lebih lanjut, dengan mengikuti asuransi artinya masyarakat percaya untuk memastikan aset yang mereka miliki akan terjaga dengan baik. Dalam hal ini, jika yang dibicarakan adalah mengenai asuransi tipe pendidikan, artinya orang tua selaku pemegang polis akan memastikan pendidikan anak-anaknya bisa berjalan dengan baik sesuai cita-cita. Asuransi pendidikan bukan hanya melindungi kekhawatiran orang tua, tapi memberikan garansi sebagai hasilnya secara nyata. Beberapa jenis asuransi jiwa yang berada di masyarakat sekarang ini dibahasĀ  dengan rinci di beberapa media online untuk membatu masyarakat memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Apa Saja Produk Asuransi Pendidikan?

Meskipun ada beragam produk asuransi untuk pendidikan yang menawarkan berbagai jargon dan motto tertentu, sebetulnya secara garis besar hanya ada dua jenis. Pertama yang sudah ada sejak dulu, yaitu asuransi pendidikan tradisional. Pada produk ini, orang tua menabungkan sejumlah uang dalam masa kontrak tertentu, dan sebagai gantinya, nanti pada saat tingkat tertentu dalam pendidikan anak seperti usia masuk SD, SMP, SMA, atau kuliah, perusahaan jasa asuransi akan mengeluarkan sejumlah dana sebagai hasil investasi para orang tua. Dalam hal ini apabila di tengah masa pertanggungan, orang tua mengalami cacat total atau meninggal, perusahaan asuransi juga akan memberikan sejumlah uang kompensasi perlindungan yang bisa digunakan sebagai modal meneruskan rencana pendidikan anak.

Selain produk tradisional, ada lagi asuransi pendidikan dalam skema unit link yang modern. Sama-sama memiliki perlindungan untuk jiwa orang tua, pada tipe ini tingkat pertumbuhan investasi dilakukan secara terbuka. Artinya setiap saat, para orang tua dapat melihat tingkat pertumbuhan investasinya secara rinci. Selain itu, dana bentukan investasi dari tipe ini tidak harus dicairkan pada titik tertentu, tapi dalam waktu yang lebih bebas. Rata-rata perusahaan asuransi memberikan satu tahun pertama sebagai masa kuncian dimana dana di tahun pertama harus mengendap dan belum boleh dilakukan pencairan. Selain kebebasan waktu pencairan, orang tua juga bebas menentukan nominal yang mereka inginkan.

Related posts: